Lidah Mertua
Dracaena trifasciata
Lidah mertua adalah tanaman yang hampir tak bisa mati, sangat cocok untuk ruangan minim cahaya.
Hal penting sekilas
-
Penyiraman
Setiap 14 hari
-
Cahaya
Cahaya sedang
-
Kelembapan
30–60 %
-
Suhu
13–30 °C
Cara merawat Lidah Mertua
Semua yang kamu perlukan agar Lidah Mertua tetap sehat: penyiraman, cahaya, kelembapan, pemupukan, ganti pot, dan pemangkasan.
Dracaena trifasciata (sebelumnya Sansevieria) berasal dari Afrika Barat dan Asia tropis. Tanaman ini termasuk salah satu tanaman hias paling tangguh yang ada. Mampu bertahan di tempat yang hampir gelap, kelalaian penyiraman dalam waktu lama, dan kondisi udara kering. Daunnya yang tegak berwarna hijau tua dengan tepi kuning menjadikannya elemen dekoratif yang populer di kantor dan apartemen.
Menyiram Lidah Mertua
Setiap 14 hari
Siram secara hemat; biarkan media tanam benar-benar kering di antara waktu penyiraman. Pada musim dingin, siram sangat jarang, hingga sebulan sekali.
Cara tahu kapan perlu disiram
- Media tanam benar-benar kering secara menyeluruh
- Daun mulai mengerut atau menunjukkan lipatan vertikal tipis
Berapa banyak cahaya yang dibutuhkan Lidah Mertua
Cahaya sedang
Sangat adaptif: toleran terhadap cahaya rendah hingga cahaya tidak langsung yang terang; salah satu tanaman hias yang paling tahan naungan.
- Tahan sinar matahari langsung
- 0 sampai 2 jam sehari
- Arah yang cocok
- Utara, Timur laut, Timur, Tenggara, Selatan, Barat daya, Barat, Barat laut
Kelembapan dan pengembunan
30–60 %
Rendah hingga sedang (30–60%) Jangan disemprot air; sangat toleran terhadap udara kering dan tidak memerlukan kelembapan tambahan.
Nutrisi dan pupuk
Setiap 60 hari
Berikan dua atau tiga kali hanya selama musim semi dan musim panas; jangan pernah memupuk pada musim gugur atau musim dingin.
- Pupuk yang disarankan
- Pupuk cair seimbang yang diencerkan hingga seperempat kekuatan · 2-1-2
Mengganti pot Lidah Mertua
Setiap 36 bulan
Gunakan media tanam yang memiliki drainase baik; hindari pot yang terlalu besar — lidah mertua lebih baik berbunga saat sedikit sesak di dalam pot.
- Kapan
- Musim Semi
- Media tanam
- Media tanam kaktus dan sukulen
- Campurkan
- perlit, pasir kasar
Tanda-tandanya
- Rimpang memecahkan pot
- Banyak tunas anakan membentuk rumpun yang padat
Memangkas Lidah Mertua
Singkirkan daun yang rusak, menguning, atau terlalu besar kapan saja. Potong secara diagonal menyerupai ujung daun alami yang lancip; gunakan pisau yang bersih dan tajam.
Sepanjang tahun
Penyiraman tidak ditetapkan sekali untuk selamanya: ia mengikuti cahaya dan pertumbuhan. Beri jeda 28 hari antarpenyiraman di puncak musim dingin, dibanding 13 hari di musim tumbuh.
- 25 J
- 22 F
- 20 M
- 14 A
- 13 M
- 13 J
- 13 J
- 13 A
- 14 S
- 17 O
- 21 N
- 28 D
Pertumbuhan aktif · Hari antarpenyiraman
Toksisitas
Beracun ringan bagi kucing dan anjing jika tertelan; dapat menyebabkan mual, air liur berlebih, dan muntah.
Perlu diketahui
- Menghasilkan oksigen pada malam hari, tidak seperti kebanyakan tanaman
- Dinobatkan sebagai salah satu tanaman pembersih udara terbaik
Pertanyaan umum seputar Lidah Mertua
Bagaimana cara merawat Lidah Mertua?
Siram setiap 14 hari. Beri cahaya sedang. Kelembapan ideal: 30–60 %. Suhu ideal: 13–30 °C. Siram secara hemat; biarkan media tanam benar-benar kering di antara waktu penyiraman. Pada musim dingin, siram sangat jarang, hingga sebulan sekali.
Seberapa sering Lidah Mertua perlu disiram?
Setiap 14 hari Siram secara hemat; biarkan media tanam benar-benar kering di antara waktu penyiraman. Pada musim dingin, siram sangat jarang, hingga sebulan sekali. Cara tahu kapan perlu disiram : Media tanam benar-benar kering secara menyeluruh ; Daun mulai mengerut atau menunjukkan lipatan vertikal tipis.
Berapa banyak cahaya yang dibutuhkan Lidah Mertua?
Cahaya sedang Sangat adaptif: toleran terhadap cahaya rendah hingga cahaya tidak langsung yang terang; salah satu tanaman hias yang paling tahan naungan. 0 sampai 2 jam sehari
Apakah Lidah Mertua beracun bagi kucing dan anjing?
Ya. Beracun ringan bagi kucing dan anjing jika tertelan; dapat menyebabkan mual, air liur berlebih, dan muntah. Jauhkan dari jangkauan hewan peliharaanmu dan hubungi dokter hewan jika ada yang tertelan.
Mengapa daun Lidah Mertua milikku menguning?
Daun menguning paling sering disebabkan oleh kelebihan air: media tanam terus basah dan akarnya tercekik. Pastikan pot punya drainase, kosongkan tatakan, dan biarkan media tanam kering sebelum menyiram lagi. Kurang cahaya atau embusan angin dingin juga bisa menimbulkan gejala yang sama.
Kapan sebaiknya mengganti pot Lidah Mertua?
Ganti pot setiap 36 bulan, idealnya pada musim semi. Gunakan media tanam yang memiliki drainase baik; hindari pot yang terlalu besar — lidah mertua lebih baik berbunga saat sedikit sesak di dalam pot.
Sekilas
- Famili
- Asparagaceae
- Kategori
- Tropis
- Penempatan
- Dalam ruangan
- Tinggi dewasa
- 1,2 m
- Pertumbuhan
- Lambat
- Suhu
- 13–30 °C
- Bahan pot
- terakota, keramik, plastik
- Pertumbuhan
- Mencapai ukuran dewasa dalam 5 tahun
Angka-angka ini untuk tanaman rata-rata. Di aplikasi, angkanya dihitung ulang untuk tanamanmu, berdasarkan ruanganmu, arahnya, dan musim.
Lalu bagaimana dengan tanamanmu, di rumahmu?
Di aplikasi, tanaman ini menjadi milikmu: jadwal penyiraman yang disesuaikan dengan rumahmu, pemantauan kesehatan dari foto, dan pengingat di saat yang tepat.










